Rss Feed

  1. Sebagai kerajaan terbesar dan terluas di Asia Tenggara sepanjang sejarah, kerajaan Majapahit tentu memiliki pengaruh yang cukup besar dalam segala aspek peradaban Nusantara, salah satunya kebudayaan. Kebudayaan merupakan suatu hal yang sangat berharga dan ditekuni dengan sungguh-sungguh. Nagarakretagama menyebutkan budaya keraton yang adiluhung dan anggun, dengan cita rasa seni dan sastra yang halus, serta sistem ritual keagamaan yang rumit (Wikipedia, 2014).
    Candi Tikus
    Agama sangat berpengaruh pada kebudayaan zaman Majapahit. Semua cabang kebudayaan seperti seni bangunan, seni pahat, seni sastra dan seni panggung, semuanya bernafaskan keagamaan. Sebuah perayaan besar keagamaan diselenggarakan setiap tahun di Trowulan, salah satu kota besar pada zaman Majapahit. Warisan kebudayaan dan kesenian Majapahit masih bisa ditemukan di kawasan Trowulan. Candi-candi Majapahit berkualitas baik secara geometris dengan memanfaatkan getah tumbuhan merambat dan gula merah sebagai perekat batu bata. Berikut ini merupakan bangunan dan candi  kerajaan Majapahit :


    1.    Gapura Bajang Ratu
    2.    Candi Jabung
    3.    Candi Brahu
    4.    Candi Pari
    5.    Candi Tikus
    6.    Candi Cetho
    7.    Candi Surawana
    8.    Candi Sukuh
    9.    Gapura Wringin Lawang


    Seni tari dimasa Majapahit juga banyak jumlahnya seperti; tarian bedhana surya,tarian bentengan,tarian golek sedayung. Salah satu keunikan dari seni budaya Majapahit adalah mampu menciptakan kesenian rakyat atau tradisional bersifat adi luhung diantaranya:kesenian reog misalnya terbentuk bermula dari sikap ki ageng sunu yang memberontak bhre kerthabumi kemudian membentuk kesenian reog selanjutnya wayang beber yang juga kesenian peninggalan majapahit.Wayang beber berbentuk lembaran bergambar kemudian dibeberkan selanjutnya jatilan sekilas seperti drama tari yang melukiskan kegagahan prajurit majapahit dalam berperang dipadu dengan magis atau kesurupan. Hal ini menunjukkan bahwa seni berfungsi selain hiburan, seni budaya pada masa majapahit merupakan sebuah gambaran mengenai kehidupan.
    Tidak hanya seni tari, seni sastra pun berkembang pesat pada zaman Majapahit terutama pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Kebanyakan dari kitab-kitab tersebut berisi tentang gambaran kehidupan dan keadaan rakyat Majapahit maupun daerah jajahan Majapahit atau puisi kuno berbahasa jawa kawi. Contoh-contoh seni sastra pada zaman majapahit :
    Nagarakretagama 
    ditulis pada zaman pemerintahan Hayam Wuruk oleh Prapanca.  Berisi tentang kerajaan Singasari dari masa pemerintahan Ken Arok raja pertama Singosari hingga Hayam Wuruk.
                                               Sutasoma
    kitab sutasoma
    Sutasoma merupakan karangan Mpu Tantular, menceritakan Sutasoma, putra raja yang kemudian mendalami agama Budha. Dalam kitab ini, terdapat kalima, “Bhinneka tunggal ika, tan hana dharma mangrwa. “Bhinneka tunggal ika inilah -yang kemudian menjadi semboyan persatuan kita.
    Arjunawijaya
    Arjunawijaya merupakan karangan Mpu    Kitab ini mengisahkan Raja Arjuna Sasrabahu dan Patih Sumantri melawan Raksasa Rahwana.
    Kutaramanawa
    Kutaramanawa ditulis oleh Gajah Mada, disusun berdasarkan kitab hukum Kutarasastra dan kitab hukum Munawasastra kemudian disesuaikan dengan hukun adat pada waktu itu.





    relief Sri Tanjung, menggambarkan upacara  perkawinan bangsawan Majapahit
    Seni pahat mengalami kemajuan yang pesat ditandakan oleh ratusan ragam pahat yang dapat berupa arca, patung, gapura atau relief. Selain itu, sebuah praktek kerajinan bernama terakota yang dipraktekkan oleh masyarakat menggunakan tanah liat yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah seni yang dapat membantu ekonomi rakyat karena seni pahat dan terakota dapat menembus pasar mancanegara.
    Seni budaya pada zaman Majapahit tentu lebih banyak macamnya dan beragam. Mungkin saja beberapa dari peninggalan seni budaya Majaphit belum ditemukan dan diteliti, tetapi suatu hal
                      pasti kita semua ketahui adalah kita sebagai generasi muda                                                                           harus melestarikannya.





    Sumber :
    Wikipedia.org



    Oleh : Aljira Fitya H
    Kelas : X IPA 1





  2. 3 komentar:

    1. Unknown mengatakan...

      semoga artikel ini bisa ikut membudidayakan hal2 yg sudah lama tak dibicarakan lagi.
      Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru? Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.
      Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, resepi dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis.

    Posting Komentar